KEUSKUPAN SUFRAGAN TANJUNGKARANG
"Non Est Personarum Acceptor Deus" (Kis 10,34)

WARTA GEREJA

Pemindahan Makam Mgr. Alb. Hermelink Gentiaras, SCJ

Posted by keuskupan tanjung karang on July 8, 2010 at 9:14 PM



   Pada hari Selasa, 06 Juli 2010, di Pringsewu, tepatnya di pemakaman parasuster FSGM dan rohaniwan serta para religius yang berkarya di KeuskupanTanjungkarang, atas restu Mgr. A. Henrisoesanta, dilaksanakan pembongkaran dan pemindahan jenazah Mgr. Alb. Hermelink Gentiaras, SCJ yang telah dimakamkan 27 tahun yang lalu. Dalam rangka peristiwa itu Pastor P. Gunawan Setyadi SCJ, memberitahu dan mengajak umat untuk ikut dalamacara itu, khususnya berdoa bersama di Kapel Makam yang baru selesai dibangundan akan diberkati pada tgl. 22 Juli 2010 mendatang. Proses pembongkaran, pengangkatan dan pembersihan jenazah dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 13.00 WIB. Dalam rangkaianacara itu, selama pembongkaran makam, Romo Gun bersama para suster dan umat berdoa rosario dan merenung. Namun banyak juga umat yang datang hanya untukmenyaksikan pembongkaran makam tsb.

   Proses pembongkaran makam Mgr.Hermelink yang diperkirakan akan selesai pada pukul 10.00 ternyata meleset, karena makam itu cukup dalam dan ditutup dengan adukan semen yang kuat dan juga ditutup dengan balok-balok semen yang keras sehingga memakan waktu yang lama untuk membongkar itu semua.

Walau memakan waktu, namun akhirnya sampai juga pada peti jenazah. Hanya saja tempat peletakan peti jenazah itu dipenuhi dengan air. Peti jenazah terbuat dari kayu jati ukiran dan ternyata setelah terendam selama 27 tahun tidak mengalami kerusakan sedikitpun hanya pelitur yang sudah hilang. Ketika diangkat para pembongkar kewalahan karena berat sekali sehingga terpaksa menggunakan derek. Sesampainya di atas, lalu dibuka dan baru diketahui bahwa di dalam peti jenazah pun dipenuhi dengan air, sehingga jenasah tampak mengapung. Dan jenazah sendiri tidak seperti yang diduga sebab jenazah bukanlah tulang belulang yang tak dapat dikenali lagi, melainkan justru masih dikenali. Jenazah belum hancur, melainkan beberapa bagian tampak “utuh” walau tak sempurna. Di dalam jubah uskup yg kotor oleh air keruh itu masih dirasakan/kelihatan isi tubuhnya; yang jelas masih kelihatan kepala bagian muka namun rambut sudah rontok. Kaki, tangan, dan hampir seluruh tubuh dirasakan masih ada. Setelah melihat kenyataan seperti itu, maka proses pemindahan jenazah ke peti yang lain (baru) diurungkan. Kemudian dengan hati-hati para suster FSGM dan pak Hartoyo (sepuh) dibantu beberapa umat mengeluarkan air daridalam peti sambil membersihkan jenazah dengan sangat extra hati-hati, karena kalau tidak bagian-bagian dari tubuh jenazah Mgr Hermelink diperkirakan akan rontok! Setelah semuanya selesai, kasula diselipkan di bawah salibnya yang terkalung, di atas tubuhnya; peti dan tutupnya diplitur kembali.

   Pada kesempatan jenazah dirawat (belum selesai)pada pukul 12.00-12.40 dipersembahkan Misa Kudus, yang dipimpin oleh Vikjend Keuskupan Tanjungkarang, RD. Piet Yunanta Sukowiluyo, dan didampingi oleh RP. P.Gunawan, SCJ (Romo Paroki Pringsewu), Th. Suratno, SCJ,  M.T. Joko S, SCJ dan diikuti oleh para suster, bruder dan sebagian umat awam beriman yang pada kesempatan itu hadir untuk menyaksikan pembongkaran jenazah Mgr.Hermelink Gentiaras, SCJ.

   Karena mendapat informasi dan arahan dari Mgr.Henrisoesanta yang saat itu sedang mengikuti Raker Regio Jawa + Tanjungkarang di Bandung, setelah semuanya selesai, jenazah Mgr Hermelink kemudian disemayamkan di kapel makam yang baru dibangun. Mgr Henri akan datang dan menyaksikan jenazah tsb setelah pulang dari Raker. Namun karena acara yangbegitu padat dari Mgr. Henri, kemungkinan besar baru pada tanggal 22 Juli2010 mendatang akan diadakan pemberkatan makam dan kapel baru itu oleh Mgr. A. Henrisoesanta, SCJ. Selama jenazah Mgr Hermelink di semayamkan di kapel makam, banyak umat, tidak hanya dari Pringsewu tetapi juga dari beberapa paroki yang ada di keuskupanTanjungkarang datang untuk menjenguk dan mendoakan silih berganti. (Thom&Gun)


Anda bisa melihat  foto-foto proses pemindahan Makam Mgr. Alb. Hermelink Gentiaras di PHOTO GALLERY website ini!



 

 


Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

14 Comments

Reply RD. Piet Yoenanto SW.
12:34 AM on July 9, 2010 
Terima kasih romo Ratno dan romo Gunawan atas tulisan dan foto-foto pembongkaran jenazah Mgr. Hermelink. Tadi pagi saya sowan Mgr. Henri yang baru saja pulang dari rapat para Uskup Regio Jawa plus Lampung. Kami bicara banyak tentang hal tersebut. Nasihat beliau, coba romo Gun membuat "pagar" di sekitar peti supaya umat yang melihat dari agak jauh dan tidak gaduh, syukur-syukur kapel ditutup karena belum diberkati. Bagaimana selanjutnya, Mgr akan melihat terlebih dahulu kondisinya. Bahkan, juga sesuai usul Mgr. Sudarso, apakah nantinya tidak dimakamkan tetapi tetap dengan kaca bisa dilihat oleh umat ketika berziarah? Dengan pemagaran, dimasudk supaya tidak terjadi "praktek-praktek" yang tidak benar terlebih dengan air yang menetes dari peti. Mengapa hal ini terjadi? Mgr. Henri berkomentar,"Karya Allah bisa bermacam-macam! Tapi jangan berlebihan dalam memandangnya. Iman lebih penting ...". Terima kasih.
Reply Thedens,pr
11:04 PM on July 9, 2010 
Tidak perlu bukti lagi akan rahmat Tuhan bagi orang yang setia kepada-Nya. Barangsiapa bertahan sampai kesudahannya, akan selamat. Rahmat Tuhan telah melimpah kepada Mgr. Alb. Hermelink Gentiaras
Reply Agustinus Budiono
1:24 AM on July 12, 2010 
Terimakasih kepada para romo, sustur. bruder dan keluarga besar paroki Tanjung karang yang telah bersedia untuk menampilkan foto2 pembongkaran uskup Gentiaras di website. Berita ini saya terima dari orang tua saya tadi pagi yang tinggal di lampung . Luarbiasa,,aneh tapi memang nyata. Itulah kuasa Allah Yang sekarang mulai di munculkkan dalam bentuk yang nyata. Sebuah pelajaran untuk kita semua untuk lebih dapat menjalankan perintahNya dan Menjauhi laranganNya.
Reply Paulus Widiyanto
11:10 AM on July 12, 2010 
Terimakasih atas semua rencana, keputusan dan pelaksanaan pembongkaran makam Romo Kanjeng, Uskup pertama Keuskupan Tanjung karang, dan rencana pemakaman kembali jazad Romo kanjeng ke kapel yang lebih representatif. Roh Kudus, Roh Allah, telah menggerakkannya. Sungguh di luar akal manusia. Tetapi bagi Tuhan, tidak ada yang mustahil. Sebagai awam yang lahir di Pringsewu, 60 thn yang lalu, masih teringat betapa kedekatan Romo Kanjeng dengan umatnya begitu nyata dan indah. Semoga dgn peristiwa "luar biasa d luar akal manusia" semakin mendorong kita tetap bekerja di Ladang Tuhan dgn talenta kita masing-masing. Terpujilah Allah untuk selama-lamanya. Amin!
Reply dr.Yohanes Sugiri Ruslan
1:39 AM on July 17, 2010 
Sangat sulit diterangkan dengan ilmu forensik hal ini terjadi pada pastur yang pernah membaptisku dan memberi nama permandianku. Semoga membawa berkah bagi sesama manusia dan pertobatan. Blessing
Reply olga nelly alma
2:52 AM on July 19, 2010 
Thedens,pr says...
Tidak perlu bukti lagi akan rahmat Tuhan bagi orang yang setia kepada-Nya. Barangsiapa bertahan sampai kesudahannya, akan selamat. Rahmat Tuhan telah melimpah kepada Mgr. Alb. Hermelink Gentiaras
Reply olga nelly alma
2:57 AM on July 19, 2010 
sewaktu saya mendengar berita ttg jazad Mgr.Hemerlink,hanya satu yg terbetik dari dalam hati saya,Tuhan memperlihatkan kemuliaanNYA kepada kita.saya sangat setuju dengan pernyataan Rm.Thedens.
Reply Yati Utomo
11:20 PM on July 22, 2010 
Terima kasih kepada Para Romo, Suster, Bruder dan Keluarga besar paroki Tanjung karang yang telah melakukan pemindahan makam Rm. Kanjeng (Hermelink Gentiaras pada tgl. 22 Juli 2010 kemarin. Saya pernah 2X zirah ke Prngsewu namun nama Romo Kanjeng tidak pernah tertanam dalam benak saya. Baru beberapa minggu sebelum acara pemindahan makam Rm.Kanjeng tiba2 ada teman yg.mengirim email ttg. Rm.Kanjeng khususnya tentang sepak terjangnya selama menjadi Romo di Pringsewu. Nah begitu ada kabar ttg. penggalian makam Rm.Kanjeng keingin tahuan semakin besar. Terlebih ada mujizat dimana jenazahnya utuh. Saya setuju dengan usulan Rm. Rm.RD.Piet Yoenanto SW agar jenazah Rm.Hermelink tidak dikubur melainkan disemayamkan dalam ruang kaca yang bisa dilihat para peziarah seperti jenazah Mgr.Gabriel Manek, SVD di Flores.
Reply Harimurti
9:20 AM on July 25, 2010 
Luar biasa Mgr Hermelink Gentiaras SCJ, sangat tepat jika beliau dipanggil dengan sebutan Romo Kanjeng, karena ke-Kanjeng-an beliau memang luar biasa
Reply Yulius Noferi Hadi
2:43 AM on July 30, 2010 
sungguh-sunguh mukjijat......
Reply ambrosius mifa
4:41 AM on August 3, 2010 
Jika iman kita teguh bersatu dengan yesus, maka tubuh kita akan dijaga oleh para malaikatNya yang Kudus. Puji Tuhan sudah 2 orang Uskup yang bersaksi bahwa Yesus kristus yang diwartakan oleh 2 uskup ini adalah sungguh hidup... sebuah mujizat besar di zaman dimana iman kita goyah oleh keinginan duniawi kita. Saya merasa berita ini luar biasa. Hanya Tuhan Yesus yang mengetahui kegembiraan hati saya.
Reply lucas djodi
8:16 AM on November 14, 2010 
ini menandakan keterlibatan kuasa Tuhan sempurna dalam hidup
sampai akhir jaman
Reply anton cakman
12:03 PM on November 20, 2010 
aleluya aja lah aku mah....
Reply susi wahyuni, M.Si
5:12 PM on February 15, 2011 
Muzijat itu nyata.

Oops! This site has expired.

If you are the site owner, please renew your premium subscription or contact support.